Rhida hanafie's Blog

ketulusan adalah kesempurnaan..

Alexander Solzhenitsyn 8 Februari 2010

Filed under: 1 — rhidahanafie @ 9:59 am

Solzhenitsyn menjadi ikon perlawanan pada era Uni Soviet. Lahir tahun 1918 di Kislovodsk, Kaukasus, setahun setelah Revolusi Komunis, Solzhenitsyn aslinya sangat komunis. Namun, dia dipenjara selama delapan tahun di kamp kerja tahun 1945 karena mengkritik Joseph Stalin lewat ”surat kepada teman”.Dia baru dibebaskan Februari 1953, sepekan sebelum Stalin meninggal. Selanjutnya, lebih dari tiga tahun dia lewati di pengasingan di Kazakstan (masih wilayah Uni Soviet) sebelum balik lagi ke Rusia sebagai guru.
Namanya mulai dikenal tahun 1962 saat diterbitkan buku Solzhenitsyn, One Day in the Life of Ivan Denisovich atas izin Nikita Khrushchev, pengganti Stalin. Novel pendek yang mendeskripsikan kehidupan seorang tahanan dalam kamp kerja paksa Gulag ini membawa perubahan besar di Soviet. Namun, Leonid Brezhnev yang muncul di Kremlin melarang semua tulisan Solzhenitsyn sehingga warga Rusia hanya bisa membacanya secara sembunyi-sembunyi.Tahun 1968, muncul buku lainnya, Cancer Ward dan The First Circle. Buku-buku ini muncul di Barat, dan tak boleh beredar di Soviet. Risiko berat jika ada yang memilikinya.
Nama Solzhenitsyn melejit saat menerima Nobel Kesusastraan tahun 1970. Namun, dia menolak ke Swedia untuk menerima hadiah itu karena takut dilarang kembali lagi ke Soviet. Solzhenitsyn lantas merampungkan buku soal potret kamp kerja paksa, The Gulag Archipelago yang menyajikan informasi dari 227 mantan tahanan di sana.
Manuskrip buku ini diketahui Kremlin. Bos dinas rahasia KGB, Yury Andropov, pada tahun 1974 mengusir Solzhenitsyn. Dia melewatkan waktu sebentar di Swiss sebelum ke Vermont, AS. Di sebuah dusun yang terpencil, dia menghasilkan Red Wheel, sebuah fiksi sejarah yang memunculkan revolusi Soviet. Buku Gulag Archipelago baru terbit tahun 1989 di bawah Gorbachev.
Runtuhnya Soviet tahun 1991 memungkinkan Solzhenitsyn pulang ke Rusia tahun 1994. Acara yang spektakuler. Dia menemukan Rusia yang tak ubahnya AS, sorotan kamera televisi praktis di mana-mana. Rusia sudah berubah. Dan, tahun lalu di Kremlin, Presiden Rusia Vladimir Putin menganugerahi Solzhenitsyn Bintang Negara. Penghargaan tertinggi Rusia bagi warganya yang penuh pengabdian kepada tanah airnya.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s